KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI

Posted on Updated on

KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI

 

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

  • SISTEM adalah sekumpulan hal atau kegiatan atau elemen yang saling berhubungan atau yang  dihubungkan dengan cara-cara tertentu sehingga membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan.
  • INFORMASI adalah hasil pengolahan data sehingga mempunyai bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai kegunaan dasar dalam pengambilan keputusan yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung atau secara tidak langsung untuk masa yang akan datang.
  • MANAJEMEN adalah proses memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia untuk mencapai suatu tujuan. Dengan kata lain, manajemen adalah suatu sistem kekuasaan dalam sebuah organisasi agar orang-orang menjalankan pekerjaan.

Tiga Tingkatan Sistem Manajemen

 g1

  • PERENCANAAN STRATEGIS
    Manajer bertaggungjawab atas pengaruh yang ditimbulkan dari keputusan-keputusan manajemen keseluruhan dari organisasi. Misal: Direktur, wakil direktur, direktur utama. Keahlian yang dimiliki para manajer tingkat puncak adalah konseptual, artinya keahlian untuk membuat dan merumuskan konsep untuk dilaksanakan oleh tingkatan manajer dibawahnya.
  • PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN OPERASIONAL
    Manajemen menengah harus memeiliki keahlian interpersonal atau manusiawi, artinya keahlian untuk berkomunikasi, bekerjasama dan memotivasi orang lain. Manajer bertanggungjawab melaksanakan rencana dan memastikan tercapainya suatu tujuan. Misal: Manajer wilayah, kepala divisi, direktur produk.
  • PERENCANAAN TAKTIS DAN PENGENDALIAN MANAJEMEN
    Manager bertanggungjawab menyelesaikan rencana-rencana yang telah ditetapkan oleh para manajer yang lebih tinggi. Pada tingkatan ini juga memiliki keahlian yaitu keahlian teknis, artinya  keahlian yang mencakup prosedur, teknik, pengetahuan dan keahlian dalam bidang khusus. Misal: Pengawas produksi, mandor, supervisor.

Keahlian Manajer

g2

  • Managerial skill adalah keahlian yang terkait dengan hal penetapan
    tujuan perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, dan pengawasan.
  • Technical skill adalah keahlian tentang bagaimana cara mengaerjakan dan
    menghasilkan sesuatu yang teriri atas pengarahan dengan motivasi, supervisi, dan komunikasi.
  • Manajer Atas
    Manajer atas dikenal pula dengan istilah executive officer, yang bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Manajer bertaggungjawab atas pengaruh yang ditimbulkan dari keputusan-keputusan manajemen keseluruhan dari organisasi. Kemampuan manajerial merupakan kemampuan pengelolaan organisasi, diantaranya manajemen SDM, manajemen keuangan, manajemen operasi, manajemen pemasaran, manajemen strategic. Seorang manajer atas harus memiliki kemampuan managerial skill di atas rata-rata.
  • Manajer Tengah
    Manajer tengah mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama (manajer bawah) dan manajemen puncak yang bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Dimana manajer tengah ini bertanggungjawab mensupervisi “manajer” level di bawahnya dan bertanggungjawab kepada manajer yang lebih senior.
  • Manajer Bawah
    Manajer bawah merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Manajer bawah bertanggung jawab terhadap operasional kegiatan karyawan dan tidak mensupervisi “manajer” lain.

 

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

       Sistem informasi manajeman adalah sekumpulan subsistem yang saling berhubungan yang membentuk satu kesatuan dimana subsistem tersebut saling berinterksi dan bekerjasama melakukan fungsi pengolahan data, mulai dari input data (masukan data), processing data (mengolah data yang telah di-input), dan output data (mengeluarkan data) yang berupa informasi, dimana informasi tersebut dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang mendukung kegiatan operasional manajerial dan strategis dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada dan tersedian bagi fungsi tersebut yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Unsur-unsur dalam sistem informasi manajemen yaitu:

  • Sekumpulan subsistem yang saling berhubungan
  • Membentuk satu kesatuan
  • Saling berinteraksi dan bekerjasama melakukan fungsi pengolahan data
  • Menerima masukan (input)
  • Mengolah masukan (processing)
  • Menghasilkan keluaran (output) berupa informasi
  • Informasi dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan
  • Mendukung kegiatan operasional manajerial dan strategis
  • Memanfaatkan sumberdaya yang ada dan tersedia bagi fungsi tersebut
  • Digunakan untuk mencapai tujuan

Aktivitas Dasar Sistem Informasi

tugas-2

  1. Aktivitas dasar dalam sistem informasi diawali dengan input data, dimana data tersebut masih bersifat bahan mentah yang berasal dari dalam maupun dari lingkungan sekitar organisasi.
  2. Processing data adalah proses pengolahan dari data mentah menjadi bentuk yang lebih memiliki arti.
  3. Setelah pengolahan data, selanjutnya data tersebut ditransfer kepada pihak-pihak yang akan menggunakannya.
  4. Output yang di kembalikan kepada anggota organisasi yang sesuai untuk kemudian membantu mengevaluasi atau mengkoreksi tahap Input.

Peran Baru Sistem Informasi Manajemen

Manajemen tidak dapat mengabaikan sistem informasi karena sistem informasi memainkan peran yang kritikal di dalam organisasi
Sistem informasi manajemen mempengaruhi dalam :

  • Mengambil keputusan
  • Membuat rencana
  • Mengelola pegawai
  • Meningkatkan capaian sasaran kinerja:
    *Bagaimana menetapkan ukuran/bobot setiap tujuan kegiatan
    *
    Menetapkan standar pelayanan minimum
    *
    Bagaimana menetapkan standar prosedur pelayanan kepada stakeholder

Sistem informasi memainkan peran yang besar dan berpengaruh terhadap:

  • Semakin tingginya kemampuan teknologi komputer
    Menghasilkan jaringan komunikasi yang kuat
    Melakukan akses informasi dengan cepat
    Mengendalikan aktifitas tidak terbatas ruang dan waktu
  • Semakin murah biaya pemanfaatan

Jaringan-jaringan ini telah mentransformasikan ketajaman dan bentuk aktivitas organisasi, menciptakan fondasi untuk memasuki era digital. Adapun manfaat yang diperoleh dari penggunaan internet adalah sebagai berikut:

  1. Komunikasi dan kolaborasi
  2. Partisipasi dalam diskusi
  3. Hobi
  4. Akses data dan informasi
  5. Supply informasi
  6. Bisnis

Pertumbuhan yang pesat di teknologi komputer dan jaringan, termasuk teknologi internet telah mengubah struktur organisasi yang memungkinkan secara instan informasi didistribusikan di dalam dan di luar organisasi. Kemampuan ini dapat digunakan untuk mendesain ulang dan mempertajam organisasi, mentransfer struktur organisasi, ruang lingkup organisasi, melaporkan dan mengendalikan mekanisme, praktek-praktek kerja, arus kerja, serta produk dan jasa. Pada akhirnya, proses bisnis yang dilakukan secara elektronis membawa organisasi lebih dikelola secara digital, yang membawa dampak pada hal-hal sebagai berikut:

  • Organisasi semakin ramping. Organisasi yang gemuk dan birokratis lebih sulit untuk mengikuti perubahan yang pesat dewasa ini, kurang efisien, dan tidak dapat kompetitif. Oleh karenanya, banyak model organisasi ini sekarang dirampingkan, termasuk jumlah pegawainya dan tingkatan hierarkis manajemennya.
  • Pemisahan pekerjaan dari lokasi. Teknologi komunikasi telah mengeliminasi jarak sebagai satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam pekerjaan.

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s