Dia Lagi

Posted on

cengkre

Pernah ku berpikir konyol tentang dia…
Iya dia,, dia yang dulu selalu ku lihat lewat kejauhan
Dia yang selalu ku lirik dari balik sekat bening itu
Dia yang selalu ku lihat berkucuran keringat…
Dia yang selalu melontarkan senyum manisnya
Dia yang selalu mengkritik a,b,c,d,,,,
Dia yang selalu membuatku semangat untuk masuk sekolah
Meskipun kadang sangat menjengkelkan…
Iya dia,, dia lagi…

Aku belajar banyak hal dari dia
Dari kejauhan yang ku lihat itu, di sanalah ternyata ku temukan keunikan
Keunikan yang tak kan dapat ku lihat dari sosok yang lain
Ada sebuah harapan itu, dulu..
Ada sebuah kedekatan itu, dulu…
Pernah ada cerita itu, dulu…
Pernah ku rasakan sentuhan tangan kecil itu, dulu…
Pernah singgah sebentar kekaguman itu, dulu…
Dan pernah tinggal rasa itu, dulu…

Sampai saat ini,
Kisah itu masih ku simpan rapat…
Mungkin hanya tuhan yang tau

Mungkin benar…
Mencintai yang paling indah adalah lewat do’a
Melihat orang itu bahagia dengan yang membuatnya bahagia
Adalah hal yang menyakitkan,
Tapi itu adalah sebuah pilihan
Cinta yang membuatnya bahagia
Berarti kita harus ikut bahagia dengan itu

Dulu aku sempat punya coretan kaya gitu guys. Sekedar cerita aja sih, Umi lagi baper pas gak sengaja temen kosan nyanyiin lagu “Kisah-Kasih di Sekolah”. Maklum lagu kenangan zaman masih polos *eakkkk. Dan kenapa pas banget suasana sore ini lagi hujan. Hujan yang memiliki bagian terbanyak yang ku lewati bersama dia dan akan mengingatkanku pada si dia. Dia yang pernah menemani masa putih abu-abuku, dia yang menyumbangkan banyak memori hangat dan berwarna untukku, dan dia yang berhasil membuatku mengerti cinta putih abu-abu.

Bersahabat indah dengannya saat itu memang pasti akan diirikan oleh semua wanita di sekolah. Parasnya yang rupawan, sikapnya yang lembut pada wanita, kelihaiannya mengolah angka-angka di kelas, ketaatannya pada agama dan segudang prestasi yang diraihnya semasa sekolah sudah pasti membuat semua wanita saat itu berebut ingin mendekatinya.

Beruntungnya aku saat itu yang sempat begitu dekat dengannya. Tanpa ku sadari kedekatan itu di salah artikan oleh semua teman-teman kami. Sampai-sampai dekatku yang semula hanya sebatas teman ini mulai tumbuh benih-benih cinta. Karena gengsi kami sangat besar untuk mengatakan perasaan ini, sampai saat ini kami hanya bisa melontarkan itu lewat sebuah guyonan semata. Mungkin itu lebih baik.

Dulu, Jember adalah pilihan kami bersama. Tapi takdir berkata lain. Dia diterima di tempat menimba ilmu yang jauh lebih baik dari kota Jember. Harapanku semoga kamu tetap menjadi kamu yang dulu kita kenal. Kamu yang sederhana, kamu yang baik hati, kamu yang suka guyonan, dan kamu yang suka makan paling banyak tapi gak gemuk-gemuk. wkwkwkwk lol

Emmmm….

Aku yakin kalian semua juga pasti setuju kalau masa putih abu-abu itu adalah masa yang banyak memberikan kenangan. Karena di masa itu biasanya kalian mulai mengerti apa itu cinta, dan disitu kalian juga mulai memahami arti sebuah perbedaan dan persahabatan.

nyaman itu nggak berarti harus jadiankan? 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Dia Lagi

    yasrifahmad ¨Sajak, Kata & Senja¨ said:
    28 January 2017 at 11:29 pm

    Dia dan hujan

    Like

      Umi Mahmudah responded:
      29 January 2017 at 4:49 am

      Wkwkwk hujannya yg kemarin sore af. Dia nya pas masih umur belasan tahun😂😂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s