Ramadhan

Posted on Updated on

maaf

Jauh-jauh hari aku sudah merindumu
Aku selalu merindumu,
Berharap akan berjumpa lagi denganmu tahun ini
Berharap akan terjalin hubungan yang lebih baik dari kemarin
Berharap setiap menitku berupa kebaikan bersamamu

Kau semakin mendekat,
Semakin dekat,
Semakin dekat,
Semakin dekat,
Semakin dekat,

Seperti tak lagi bersekat,
Semakin hebat rasa rinduku padamu
Semakin aku segera ingin bertemu denganmu
Berharap kita masih berjodoh

Tiba waktunya,
Kau benar-benar menghampiriku
Kita berjumpa,
Aku menyapamu dengan ramah
Kau pun membalasnya
Dengan rindu menggebu,
Seolah-olah seabad tak bertemu

Ah,
Sayang sekali,

Aku terlalu bercanda denganmu
Aku terlalu mengabaikanmu
Kau yang ku istimewakan,
Kau yang ku agung-agungkan,
Seolah-olah terlewati begitu saja tanpa arti
Aku tetap saja sibuk dengan duniaku
Hingga aku lupa pernah merindumu begitu dalam

Bodohnya aku,
Telah menyia-nyiakanmu
Menduakanmu dengan urusan duniawiku
Aku terlalu sibuk dengan hobiku
Aku terlalu bangga dengan ghibahku
Dan aku terlalu asyik mengejar pencapaianku
Maafkan aku yang lalai,
Maaf

#Ramadhan

“jangan pernah menunda mengerjakan sesuatu yang baik, sebelum kamu menyesaliย  waktu yang akan menjadi masa lalu”

Advertisements

3 thoughts on “Ramadhan

    Bang Ical said:
    9 June 2017 at 12:55 am

    Semangat Um ๐Ÿ˜ƒ

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s