friendship

Jawaban Polos Untuk Teman Baru

Posted on

Salam hormat untuk sahabat baru

Bukan waktu yang menjadi tolok ukur silaturahmi. Bukan pula ikatan darah yang dijadikan sebuah ukuran kedekatan dalam menjalin persahabatan. 

Aku bukan orang yang pandai merangkai kata-kata dalam sebuah bait. Aku ya aku,… Yang hanya bisa berusaha untuk membuka mata untuk melihat segala tantangan yang ada di depan.  Dan berusaha menutup telinga untuk setiap cela dan caci yang selalu menemani perjalanan yang masih panjang itu. 

Dear teman,…

Bukan aku tidak bisa untuk melupakan masa lalu. Ini semua hanya wujud dari ketidakmampuanku untuk berjalan sendirian. Untuk itu aku butuh sahabat sekaligus teman-teman seperti kalian.

Tuhan mungkin saja lelah mendengar setiap keluhanku. Aku terlalu berisik dengan banyak meminta pada-Nya. 

Tapi Tuhan begitu baik telah menuntunku berjalan sejauh ini. Berada diantara sahabat dan kerabat dengan masa lalu yang sama dan bergerak dengan misi yang sama.

Aku bukan orang yang pandai mengkiaskan kata persahabatan. Tapi satu hal yang selalu ku pegang teguh dalam perjalanan panjangku mencari jati diri ini. *berikan saja tindakan terbaikmu untuk lingkungan yang sedang bersahabat ramah perkara tidak ada timbal balik, sikapi saja itu sebagai pembelajaran yang bernilai mahal* .

Jangan lelah untuk mencari sahabat…

Advertisements

Genggam Tanganku Agar Aku Tahu Kamulah Sahabatku Disini

Posted on Updated on

ww1

Masih tentang hujan,

Satu hal yang selalu mengingatkanku pada ribuan kisah bersama mereka. Sahabat, teman dekat, teman sepermainan, keluarga, sekolah, keramaian, kesedihan, tentang kamu teman dekat masa lalu, dan tentang kamu yang akan menjadi masa depanku yang masih menjadi rahasia saat ini. Hujan mungkin mendatangkan kisah yang menyedihkan bagi mereka yang memiliki rencana bepergian. Tapi tidak denganku.

Aku suka hujan,

Hujan adalah tempatku meluapkan segala gundah dan kegalauan hati. Aku bisa menangis bersamanya dengan damai tanpa memikirkan gengsi dan perkataan orang lain. Aku merasa bebas saat bercerita pada hujan. Tidak semua memang aku ceritakan pada sahabat atau keluarga, ku pilah-pilah mana yang memang pantas untuk ku bagi dalam suka maupun duka.

Ada saat dimana aku tidak ingin terlihat lemah dimata mereka. Aku selalu yakin pasti bisa melewati masa-masa sulit ini. Saat semua beban dipundak semakin menumpuk, aku selalu menanti datangnya hujan untuk tempatku mengadu pada Sang Pencipta langit. Read the rest of this entry »