puisi

Ramadhan

Posted on Updated on

maaf

Jauh-jauh hari aku sudah merindumu
Aku selalu merindumu,
Berharap akan berjumpa lagi denganmu tahun ini
Berharap akan terjalin hubungan yang lebih baik dari kemarin
Berharap setiap menitku berupa kebaikan bersamamu

Kau semakin mendekat,
Semakin dekat,
Semakin dekat,
Semakin dekat,
Semakin dekat,

Seperti tak lagi bersekat,
Semakin hebat rasa rinduku padamu
Semakin aku segera ingin bertemu denganmu
Berharap kita masih berjodoh Read the rest of this entry »

Advertisements

Rindu, Boleh?

Posted on Updated on

dua-anak-jalan-bergandengan-tangan1

Kalau aku rindu, bolehkah ku tulis sajak-sajaknya disini?
Bukan ingin mencari sensasi agar kalian tau aku sedang merindu
Hanya saja dengan apa lagi bisa ku luapkan rasa ini
Kalau bukan dengan tulisan
Aku hanya bisa menuliskan rinduku disini
Kalian bisa saja jenuh dengan kisah rinduku
Tapi aku tidak,

Kalau boleh aku bercerita tentang rinduku
Mungkin akan ku tulis setebal novel Herry Potter
Atau bahkan lebih tebal dari itu
Kalian tau?
Jenuh kadang disiksa oleh rindu
Jenuh harus memikirkan cara melepas rindu agar tidak monoton
Dan…
Jenuh jika harus bermelo-melo dengan rindu
Read the rest of this entry »

RINDU KLASIK

Posted on Updated on

i-miss-you

Apa salah kalau aku menaruh rindu ?
Apa salah kalau rasa itu selalu bergejolak dalam hati?
Apa salah kalau pandanganku tak  bisa lepas darimu?
Dan…
Apa salah jika parasmu selalu ku pandangi?

Aku rindu benar denganmu…
Ku ingin kau nasehatiku lagi dengan caramu yang dingin
Ku ingin kau beri aku senyum penyemangat itu
Ku ingin kau menyapaku lagi dengan caramu yang masih malu-malu

Hai kamu…
Penakhluk ribuan hati,
Masihkah kamu akan kembali dengan rasa yang sama lagi?
Aku rindu caramu tertawa Read the rest of this entry »

Salam Rinduku Untukmu

Posted on Updated on

rindu

Teruntuk engkau yang sedang bersama Tuhan
Apa kabar?
Harapanku semoga engkau bahagia disana,
Apakah engkau selalu tersenyum saat melihatku?
Aku masih sama dengan kemarin,
Masih menjadi gadis kecilmu yang selalu berambisi
Masih berjuang di tanah rantau untukmu

Aku mungkin sudah lelah dengan semua ini
Tapi aku masih ingat tuturmu padaku malam itu
Aku semakin percaya jika Tuhan itu baik
Dulu,
Melepasmu pun aku tak rela
Selalu menderu dengan isak tangis
Selalu menahan aliran pilu dengan kelopak mataku Read the rest of this entry »