story

MASIH DENGAN RASA YANG SAMA

Posted on Updated on

secret-love

 

Hati ini masih sama seperti saat pertama kali dia berjumpa dengan hatimu. Entah kenapa hati yang tak berpemilik ini masih sulit melupakan kesan perjumpaan siang itu. Ditemani terik matahari dan hujan gerimis yang tak sengaja juga bertemu. Di depan teras dengan desain klasik yang unik, hati ini mulai berbicara dengan hatimu yang dikenal begitu dingin. Sudahlah tak ku pikirkan apa kata orang tentangmu, karena yang ku rasakan saat ini berbanding terbalik dengan ucapan mereka tentangmu. Senyummu mampu luluhkan hatiku yang keras setelah sekian lama menahan sakit karena pengkhianatan hati yang lain.

Hai kamu,

Pemilik hati yang sengaja pergi untuk menjamah bintang di langit. Kenapa hadirmu begitu berarti untukku, padahal sesingkat itu kita berjumpa. Hitungan menit saja. Iya, hanya sebatas bertukar pandang yang mungkin tak pantas disebut cinta.

Gerimis yang tak sengaja menemui mentari siang itu menunjukkan keindahan alam yang menawan. Ia hadirkan pelangi diantara perjumpaan singkat kedua hati yang belum berlabuh itu. Dan semoga kisah ini akan berakhir indah seperti perjumpaan gerimis dengan mentari siang itu. Aku ingin kembali menatapmu, meski aku tau itu sangat tidak mungkin. Tidak ada alasan untuk bisa berjumpa kembali, walau sangat singkat dan bahkan lebih singkat dari kemarin.

Haruskah pemilik hati ini merusak papan keyboard lagi untuk bisa berjumpa dengan hatimu? Read the rest of this entry »

Cinta Dalam Diam Part 1

Posted on Updated on

cintaJika aku tak memiliki sejuta keberanian untuk mendekat dan menyapamu, biarlah diam ini menjadi saksi kata hatiku. Aku dan kamu sama-sama masih menempuh study, sama-sama tidak tau siapa kita di masa depan, dan sama-sama tidak akan tau siapa jodoh yang telah disiapkan.  Sekarang aku sedang berjuang untuk membeli masa depan yang ku inginkan. Banyak yang bilang aku terlalu memilih dalam cinta, dan ku katakan dengan tegas “iya”. Aku ingin dia yang bisa membimbingku ke arah yang lebih baik, aku ingin dia yang bisa membuatku kembali dekat dengan Sang Kholiq, dan aku ingin dia yang bisa dengan sabar hidup bersama kekurangan yang ku miliki. Di luar itu, aku patutnya bertanya pada diriku sendiri, apakah aku pantas memilih yang sedemikian?? Sedang aku bukan lah manusia tanpa dosa.

Aku tidak akan bisa menjawab itu semua sendirian. Ku pasrahkan segala yang terbaik dari-Nya untukku. Aku hanya bisa menyisipkan namanya dalam setiap lantunan doa-doaku. Jika pada akhirnya  bukan dia yang bersamaku , mungkin Tuhan telah menyiapkan dia yang selalu menyisipkan namaku dalam setiap lantunan doa-doanya.

Cinta itu fitrah bagi setiap insan, tidak salah jika kita menaruh rasa pada lawan jenis untuk mengenal cinta. Hanya saja bagaimana kita bisa menyikapi rasa itu dengan bijak. Percayalah Tuhan tidak pernah tidur. Dia melihat dan mendengar setiap apa yang kita adukan padanya. Dia yang mampu membolak-balikkan hati manusia, dan Dia jugalah yang mengizinkan umatnya untuk ditakdirkan bersama. Mencintai dia tidak berarti harus selalu bersama dengannya setiap saat, berkomunikasi dengannya setiap waktu, dan mengetahui apa yang dilakukakannya setiap saat. Cintai saja dia dengan cara yang unik, yaitu lewat doa yang hanya didengar oleh Penciptanya dan dirimu. Dekati Penciptanya, mintalah kepada-Nya secara langsung, bisa jadi doa itu memang dikabulkan.

-Jangan pernah menggalaukan cinta, karena dia bisa menjadi senjata yang mematikan diri kita sendiri-

Lewat Do’a Dibalik Hujan

Posted on Updated on

doa-ketika-turun-hujan2Kabar baik  yang ku dengar hari ini …

Ada cerita yang ingin ku sampaikan dalam do’aku bersama hujan sore ini,

Masih tetap tentangmu yang tak mampu ku sapa,

“Happy Graduation”

Read the rest of this entry »