Latest Event Updates

Mendekati Semester Tua

Posted on Updated on

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Selamat malam sobat penjelajah dunia maya. Lama banget Umi nggak posting… *sok sibuk ya..

Mau berbagi cerita dikit nih  tentang pengalaman minggu-minggu kemarin. Ceritanya Umi baru aja masuk kuliah semester 6. Kata kating alias kakak tingkat di kampus, semester ini adalah waktu dimana kita akan mulai sok sibuk dan sok rajin banget ngapelin  perpustakaan. Dan… ini fakta bukan cuma wacana. Mendadak Umi jadi rajin ke perpus, sumpah demi apa kaki ini melaju tanpa rem dan langsung nyari ruang skripsi. Masuk ruang skripsi rasanya kaya masuk ruangan sidang *xixixixiiii lebay.

Umi gak mungkin kan ya masuk ruangan horror kaya gitu sendirian, pastinya selalu bawa rombongan pengajian *ups…konyol*. Dan bisa dibilang kita betah banget disana, sampai-sampai kita nggak sadar hampir 4 jam di dalam perpustakaan. Kerenn…*efek kebanyakan gosipin kating dan bingung mau ngapain.

Pas kita sadar kalau selama itu kita semedi di dalam ruang skripsi, al hasil yang kita dapat adalah:

  1. Kebingungan yang semakin menjadi-jadi
  2. Konser bintang di atas kepala
  3. Debat yang nggak jelas, padahal sama-sama cethek pengetahuannya

Ok, itu doang sih.  Dengan kepala sok tegap *biar kelihatan baik-baik aja sih* kita semua pergi meninggalkan ruang skripsi.

Satu pelajaran yang dapat diambil dari kumpulan ibu-ibu pengajian Ulat Bulu  adalah, kita sadar kalau menulis skripsi nggak segampang kalau kita nulis caption  di instagram. Dulu kita selalu tanya ^mbak/mas kapan sempro? Kapan sidangnya?^, sekarang kita nggak mau lagi nanya kaya gitu. Kita tahu batin mereka pasti sangat tersiksa dengan pertanyaan itu, karena sekarang kami juga mulai memasuki tahap yang sama dengan kalian hai para kating yang super kece ganteng dan cantiknya.

Well…

Kita bukan kumpulan bocah-bocah yang bisanya cuma teriak-teriak kaya sporter bola aja, tapi kita akan buktikan kalau kita bisa untuk lulus sesuai target yang udah kita planning. Dan semoga apa yang sudah kita semogakan ini, bukan hanya menjadi ucapan yang semoga belaka. Namun akan menjadi semoga yang disegerakan oleh Tuhan kami yang baik dan asyik dengan semua skenario kehidupannya.

Buat kalian sobat penjelajah dunia maya yang gokil dan keren abis, yang senasib dengan kami penghuni semester 6 tetap semangat dan jangan lupa bahagia. Oiya satu lagi, jangan lupa makan buat para jomblo semester 6. Kalian harus tahu kalau jomblo itu butuh tenaga ekstra untuk berpikir dan menyemangati diri sendiri. Tujuannya sih simpel banget, supaya kebutuhan gizi dan harapan kita bisa berjalan seimbang.

Oiya satuuuu lagi ya,

Ada pepatah kuno yang mengatakan kaya gini “falling down is how we grow, and staying down is how we die” *sokk inggris padahal artine ya emboh hhaaha.

Sobat penjelajah dunia maya ingat ya,.. Tuhan selalu bersama mahasiswa tingkat akhir. So, keep spirit and never give up guys.

Ok cukup Um!! Sudah terlalu banyak yang kamu ocehkan malam ini. Maaf kalau agak norak, tapi ini yang kami rasakan sebagai bagian dari anak yang radak alay.

Selamat malam,

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

pe14

Dia Lagi

Posted on

cengkre

Pernah ku berpikir konyol tentang dia…
Iya dia,, dia yang dulu selalu ku lihat lewat kejauhan
Dia yang selalu ku lirik dari balik sekat bening itu
Dia yang selalu ku lihat berkucuran keringat…
Dia yang selalu melontarkan senyum manisnya
Dia yang selalu mengkritik a,b,c,d,,,,
Dia yang selalu membuatku semangat untuk masuk sekolah
Meskipun kadang sangat menjengkelkan…
Iya dia,, dia lagi…

Aku belajar banyak hal dari dia
Dari kejauhan yang ku lihat itu, di sanalah ternyata ku temukan keunikan
Keunikan yang tak kan dapat ku lihat dari sosok yang lain
Ada sebuah harapan itu, dulu..
Ada sebuah kedekatan itu, dulu…
Pernah ada cerita itu, dulu…
Pernah ku rasakan sentuhan tangan kecil itu, dulu…
Pernah singgah sebentar kekaguman itu, dulu…
Dan pernah tinggal rasa itu, dulu…

Sampai saat ini,
Kisah itu masih ku simpan rapat…
Mungkin hanya tuhan yang tau
Read the rest of this entry »

MASIH DENGAN RASA YANG SAMA

Posted on Updated on

secret-love

 

Hati ini masih sama seperti saat pertama kali dia berjumpa dengan hatimu. Entah kenapa hati yang tak berpemilik ini masih sulit melupakan kesan perjumpaan siang itu. Ditemani terik matahari dan hujan gerimis yang tak sengaja juga bertemu. Di depan teras dengan desain klasik yang unik, hati ini mulai berbicara dengan hatimu yang dikenal begitu dingin. Sudahlah tak ku pikirkan apa kata orang tentangmu, karena yang ku rasakan saat ini berbanding terbalik dengan ucapan mereka tentangmu. Senyummu mampu luluhkan hatiku yang keras setelah sekian lama menahan sakit karena pengkhianatan hati yang lain.

Hai kamu,

Pemilik hati yang sengaja pergi untuk menjamah bintang di langit. Kenapa hadirmu begitu berarti untukku, padahal sesingkat itu kita berjumpa. Hitungan menit saja. Iya, hanya sebatas bertukar pandang yang mungkin tak pantas disebut cinta.

Gerimis yang tak sengaja menemui mentari siang itu menunjukkan keindahan alam yang menawan. Ia hadirkan pelangi diantara perjumpaan singkat kedua hati yang belum berlabuh itu. Dan semoga kisah ini akan berakhir indah seperti perjumpaan gerimis dengan mentari siang itu. Aku ingin kembali menatapmu, meski aku tau itu sangat tidak mungkin. Tidak ada alasan untuk bisa berjumpa kembali, walau sangat singkat dan bahkan lebih singkat dari kemarin.

Haruskah pemilik hati ini merusak papan keyboard lagi untuk bisa berjumpa dengan hatimu? Read the rest of this entry »

She is Me

Posted on Updated on

Dia adalah Aku

Masih ku ingat perkataan orang-orang di desa nenekku. Mereka bilang aku mirip sekali dengan keponakanku. Banyak yang bilang semua tentangku ada di dia saat ini. Bahkan ibuku sendiri juga setuju dengan perkataan tetanggaku di sana. Mmmmmm bisa jadi sih 😄

Panggil saja dia Putri. Lengkapnya sih Eka Yulia Putri, dia anak pertama dari bulek *adik ibu. Sekarang umurnya 12 tahun, dia sudah kelas enam SD dan sebentar lagi lulus.

Lihat saja,

Kami sama-sama pesek, kulit agak gelap (^.^), sama-sama hiperaktif, nah waktu masih SD aku hobi banget ikut semua kegiatan di SD. Nahh nurun nih sama ini bocah , lanjut … Aku dulu hobi banget manjat-manjat pohon, sama kaya dia. Dan sikap kami yang sangat menonjol adalah kami sama-sama suka makanan pedas, sama-sama bawel dan sama-sama suka guyonan.

Ini nihh yang harus kalian perhatikan saat hamil… Jangan suka benci sama orang, anaknya nanti nurun hhe. Nah  bulek sempat bilang kalau dia dulu gregetan sama aku gara-gara aku nakal bukan main pas kecil. Dan keadaan dulu si bulek ini lagi hamil si Putri. Untung aja sih aku anaknya cerdas, baik, cantik, aktif yang positif, rajin berdoa, sederhana, rajin menabung, cerewet dikit, bawel dikit jadi nurunnya pas banget yang baik-baik. 😂😂 #lolbanget

Yang jelas apa pun itu, aku tetap sayang semua keluarga ku.

Saat kalian diterpa masalah dalam keluarga besar kalian, jangan pernah meninggikan emosi. Karena emosi itu yang akan membakar yang lainnya.

Salam Rinduku Untukmu

Posted on Updated on

rindu

Teruntuk engkau yang sedang bersama Tuhan
Apa kabar?
Harapanku semoga engkau bahagia disana,
Apakah engkau selalu tersenyum saat melihatku?
Aku masih sama dengan kemarin,
Masih menjadi gadis kecilmu yang selalu berambisi
Masih berjuang di tanah rantau untukmu

Aku mungkin sudah lelah dengan semua ini
Tapi aku masih ingat tuturmu padaku malam itu
Aku semakin percaya jika Tuhan itu baik
Dulu,
Melepasmu pun aku tak rela
Selalu menderu dengan isak tangis
Selalu menahan aliran pilu dengan kelopak mataku Read the rest of this entry »

Masih Berjuang di Jember

Posted on Updated on

Two weeks onward with new friends and new experience

Liburan untuk akhir tahun ini mungkin hanya sebatas wacana saja. Banyak kagiatan-kegiatan kampus yang mengharuskanku untuk tetap stay di kota suwar-suwir Jember.

Belajar bijak saja,

Ini adalah pilihan yang ku putuskan dengan pemikiran jauh ke depan. Aku memilih memanfaatkan waktu remajaku untuk menempuh pendidikan  tingkat lanjut di perguruan tinggi negeri. Jadi segala yang berhubungan dengan urusan pendidikan saat ini sudah pasti itulah resiko yang memang harus dihadapi.

Sedikit mengelus dada,

Terkadang terbesit rasa iri yang mendalam. Saat melihat teman sebaya sudah mampu memberikan kado terindah untuk keluarga. Iri saat mereka bisa bermain kesana kemari. Dan iri saat mereka sudah berpenghasilan sendiri.

Tapi aku percaya,

Inilah proses. Berikan yang terbaik, lakukan dan kerjakan dengan hati yang tulus ikhlas. Karena tidak akan ada hasil yang mengkhianati usaha. Aku memang selalu memilih jalan yang berbeda dengan mereka. Yang perlu ku lakukan saat ini adalah terus berjalan mencari mata air yang akan memberikan manfaat.

Pesan dan wejangan orang-orang yang sayang denganku, selalu menjadi motivasi tersendiri. Jangan membuat mereka kecewa dan jangan mematahkan harapan besar yang telah mereka pupuk. Cukup itu saja yang selalu menguatkanku ditanah rantau yang memang jauh dari keluarga besar di Bumi Bung Karno.

Buat kalian yang gagal mem-planning liburan, jangan berkecil hati. Jadikan saja ini sebagai investasi masa depan yang akan membayar kesedihan yang tidak seberapa ini. 🙂

Kita masih berproses, dan nikmati saja setiap detik dari proses yang kita lalui. Karena itu semua akan terbayar oada masanya nanti, disaat yang tepat. See yu on top guys 😄

Jawaban Polos Untuk Teman Baru

Posted on

Salam hormat untuk sahabat baru

Bukan waktu yang menjadi tolok ukur silaturahmi. Bukan pula ikatan darah yang dijadikan sebuah ukuran kedekatan dalam menjalin persahabatan. 

Aku bukan orang yang pandai merangkai kata-kata dalam sebuah bait. Aku ya aku,… Yang hanya bisa berusaha untuk membuka mata untuk melihat segala tantangan yang ada di depan.  Dan berusaha menutup telinga untuk setiap cela dan caci yang selalu menemani perjalanan yang masih panjang itu. 

Dear teman,…

Bukan aku tidak bisa untuk melupakan masa lalu. Ini semua hanya wujud dari ketidakmampuanku untuk berjalan sendirian. Untuk itu aku butuh sahabat sekaligus teman-teman seperti kalian.

Tuhan mungkin saja lelah mendengar setiap keluhanku. Aku terlalu berisik dengan banyak meminta pada-Nya. 

Tapi Tuhan begitu baik telah menuntunku berjalan sejauh ini. Berada diantara sahabat dan kerabat dengan masa lalu yang sama dan bergerak dengan misi yang sama.

Aku bukan orang yang pandai mengkiaskan kata persahabatan. Tapi satu hal yang selalu ku pegang teguh dalam perjalanan panjangku mencari jati diri ini. *berikan saja tindakan terbaikmu untuk lingkungan yang sedang bersahabat ramah perkara tidak ada timbal balik, sikapi saja itu sebagai pembelajaran yang bernilai mahal* .

Jangan lelah untuk mencari sahabat…